Membuat DNS Server, Web Server dan Database Server Menggunakan Linux Fedora 8

Diposting oleh program info

DNS Server dan LAMP menggunakan Linux Fedora sebenarnya pernah saya tuliskan pada artikel saya yang terdahulu, tentang DNS Server Linux, Web Server Linux. Dengan tujuan membantu rekan-rekan yang baru saja beralih ke Linux dan kebetulan menggunakan Linux Fedora 8, ada baiknya saya menuliskan artikel ini. Panduan ini untuk kasus sebagai berikut:

  1. Membuat DNS server untuk domain linuxer.local
  2. Membuat DNS server virtual untuk domain fxekobudi.local, sarolangun.local
  3. Membuat Web server untuk domain linuxer.local, fxekobudi.local, dan sarolangun.local
  4. Membuat Database server menggunakan MySQL yang akan digunakan oleh aplikasi open source (Wordpress, Joomla, dan Drupal) pembangun situs lokal pada domain yang telah saya sebutkan di atas.

Sebelum mulai melangkah ke konfigurasi DNS dan LAMP (Linux-Apache-PHP-MySQL), berikut ini adalah konfigurasi pada Laptop yang saya gunakan:

IP Loopback: 127.0.0.1
IP Address NIC: 192.168.0.44
Netmask: 255.255.255.192 (/26)

Paket BIND: bind-9.5.0-18.a7, bind-libs-9.5.0-18.a7, bind-utils-9.5.0-18.a7, bind-chroot-9.5.0-18.a7
Paket APACHE: httpd-2.2.6-3, httpd-tools-2.2.6-3, system-config-httpd-1.4.4-1, httpd-manual-2.2.6-3
Paket MySQL: mysql-libs-5.0.45-4.fc8, mysql-5.0.45-4.fc8, mysql-server-5.0.45-4.fc8
Paket PHP: php-common-5.2.4-3, php-5.2.4-3, php-gd-5.2.4-3, php-cli-5.2.4-3, php-mysql-5.2.4-3

Semua paket sudah disertakan dalam DVD Installer Fedora 8, jadi jika belum terinstal, silahkan instal dengan menggunakan media DVD atau bisa juga menggunakan repository Fedora 8. Untuk mengecek apakah sudah terinstal atau belum, gunakan command: $ rpm -qa | grep [nama-paket]

1. DNS SERVER
Instal paket:
# yum install bind bind-libs bind-utils bind-chroot

Tidak seperti pada fedora 7, Anda dapat menemukan named.conf setelah instalasi bind. Sehingga hanya perlu mengedit konfigurasinya saja.

# vim /var/named/chroot/etc/named.conf

options {
listen-on port 53 { 127.0.0.1; };
listen-on-v6 port 53 { ::1; };
directory “/var/named”;
dump-file “/var/named/data/cache_dump.db”;
statistics-file “/var/named/data/named_stats.txt”;
memstatistics-file “/var/named/data/named_mem_stats.txt”;
allow-query { localhost; };
recursion yes;
};

logging {
channel default_debug {
file “data/named.run”;
severity dynamic;
};
};

zone “.” IN {
type hint;
file “named.ca”;
};

include “/etc/named.rfc1912.zones”;

// ————-
// Resolve DNS
// ————-
zone “linuxer.local” IN {
type master;
file “./zone/linuxer.local.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
};

// ————-
// Reverse DNS
// ————-
zone “0.168.192.in-addr.arpa” IN {
type master;
file “./zone/0.168.192.in-addr.arpa.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
};

include “/etc/named.primary.conf”;

Isi file /var/named/chroot/var/named/zone/linuxer.local.zone:

$ttl 38400
@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local (
1196006770
10800
3600
604800
38400 )
IN NS fxekobudi.linuxer.local.
IN MX 20 mail.linuxer.local.
fxekobudi IN A 192.168.0.44
www IN CNAME fxekobudi
ftp IN CNAME fxekobudi

Isi file /var/named/chroot/var/named/zone/0.168.192.in-addr.arpa.zone:

$ttl 38400
@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local (
1196006769
10800
3600
604800
38400 )
IN NS fxekobudi.linuxer.local.
44 IN PTR fxekobudi.linuxer.local.

Konfigurasi untuk file /var/named/chroot/etc/named.primary.conf:
# vim /var/named/chroot/etc/named.primary.conf

// —————————-
// Virtual Domain fxekobudi.local
// —————————-
zone “fxekobudi.local” IN {
type master;
file “./zone/fxekobudi.local.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
};

// —————————-
// Virtual Domain sarolangun.local
// —————————-
zone “sarolangun.local” IN {
type master;
file “./zone/sarolangun.local.zone”;
allow-update { key “rndckey”; };
allow-transfer { 192.168.0/26; };
};

Isi file /var/named/chroot/var/named/zone/fxekobudi.local.zone:

$ttl 38400
@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local (
1196006770
10800
3600
604800
38400 )
IN NS fxekobudi.fxekobudi.local.
IN MX 20 mail.fxekobudi.local.
fxekobudi IN A 192.168.0.44
www IN CNAME fxekobudi
ftp IN CNAME fxekobudi

Isi file /var/named/chroot/var/named/zone/sarolangun.local.zone:

$ttl 38400
@ IN SOA ns.linuxer.local. root.linuxer.local (
1196006770
10800
3600
604800
38400 )
IN NS fxekobudi.sarolangun.local.
IN MX 20 mail.sarolangun.local.
fxekobudi IN A 192.168.0.44
www IN CNAME fxekobudi
ftp IN CNAME fxekobudi

Konfigurasi untuk file /etc/resolv.conf:
search linuxer.local
search fxekobudi.local
search sarolangun.local
nameserver 127.0.0.1
nameserver 192.168.0.44

Tes konfigurasi DNS server:
$ dig linuxer.local
$ nslookup www.linuxer.local

Jalankan daemon DNS server untuk runlevel yang diinginkan:
# /sbin/chkconfig –levels 235 named on

2. WEB SERVER
Instal paket:
# yum install httpd
Edit file konfigurasi apache:
# vim /etc/httpd/conf/httpd.conf
Berikut beberapa konfigurasi yang perlu Anda lakukan:

### Section 1: Global Environment
User apache
Group apache

### Section 2: ‘Main’ server configuration
DocumentRoot “/var/www/html”

DirectoryIndex index.html index.html.var index.php

### Section 3: Virtual Hosts
# Konfigurasi virtual host
Include ./conf/vhosts.conf

Buat file virtual host:
# vim /etc/httpd/conf/vhosts.conf

NameVirtualHost 192.168.0.44:80


ServerAdmin admin@linuxer.local
DocumentRoot /var/www/html
ServerName linuxer.local
ServerAlias www.linuxer.local
ErrorLog logs/error_log
CustomLog logs/access_log combined


ServerAdmin admin@linuxer.local
DocumentRoot /var/www/html/fxekobudi
ServerName fxekobudi.local
ServerAlias www.fxekobudi.local
ErrorLog logs/fxekobudi.local-error_log
CustomLog logs/fxekobudi.local-access_log combined


ServerAdmin admin@linuxer.local
DocumentRoot /var/www/html/sarolangun
ServerName sarolangun.local
ServerAlias www.sarolangun.local
ErrorLog logs/sarolangun.local-error_log
CustomLog logs/sarolangun.local-access_log combined

Jalankan daemon web server untuk runlevel yang diinginkan:
# /sbin/chkconfig –levels 235 httpd on

3. DATABASE SERVER
Instal paket:
# yum install mysql-libs mysql mysql-server
Jalankan daemon mysql server untuk runlevel yang diinginkan:
# /sbin/chkconfig –levels 235 mysqld on

Gunakan phpMyAdmin untuk mempermudah administrasi. Baca artikel saya tentang instalasi phpMyAdmin.
Buat user selain root untuk mengakses database, gunakan interface phpMyAdmin saja.

4. PHP
Instal paket:
# yum install php-common php php-gd php-mysql
Untuk edit file php.ini, gunakan command berikut:
vim /etc/php.ini
Pada bagian
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
; Error handling and logging ;
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
Rubah pada baris 356:
display_errors = On

Pada baris 619, tambahkan extension=gd.so agar script php dapat memanggil modul gd yang akan digunakan untuk Joomla:

;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
; Dynamic Extensions ;
;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;
extension=gd.so

Popularity: 84%

Bypass Fortinet Firewall Filter

Diposting oleh program info

Semua jaringan komputer kantor yang baik, selalu dilindungi oleh firewall dan filter. Gunanya jelas, untuk mencegah penyalah-gunaan internet kantor untuk aktivitas yang tidak ada urusannya dengan pekerjaan. Begitu juga di kantor saya, yang dipasangi filter dari Fortinet. Ini tentu untuk mencegah berkeliarannya segala macam spyware, adware, dan virus yang sering terinstall tanpa sengaja karena kecerobohan user. Tapi, saya seringkali membutuhkan jalan-jalan ke tempat-tempat ’seram’ itu untuk mencari crack, keygen, atau serial dari software tertentu. Beberapa software untuk membuka password yang terlupa, ternyata hanya bisa didownload dari website yang terblokir, seperti di rapidshare dan easy-share.

sistem proxy

Dari sekedar penasaran oleh komentar mrcjr tentang aplikasi u88 yang katanya mampu menembus filter dari firewall, saya googling berhari-hari. Jalan-jalan ke u88.cn ada gunanya juga, bisa ngintip mbak-mbak model dari Cina yang pada kemiskinan sampai bajunya kekurangan bahan gitu. Tapi tentu saja bukan itu yang saya perlukan.

Dengan keyword “bypass internet blocking systems”, saya terdampar ke blog technology updates. Di situ ditulis mengenai software Ultrasurf bikinan Ultrareach Internet Corp lengkap dengan screenshot-nya.

Konon katanya dengan software ini segala blocking firewall bisa diatasi, termasuk ke myspace, youtube, dan gerombolannya. Katanya lagi, encryption-nya setara dengan enkripsi yang digunakan untuk internet banking.

ultrasurf

Menurut Rajesh Rana, software ultrasurf ini gak perlu di-install. Cukup jalankan, masukkan setting proxy dari IE, lalu buka window IE baru.

Tanpa buang waktu, saya download aplikasi kecil itu (u.exe, 138 kb). Ternyata aplikasi ini ngga perlu di-install. Cukup dijalankan, maka dia otomatis mendeteksi setting proxy, dan membelokkan proxy di IE ke 127.0.0.1 dengan port : 9666. Karena saya memakai Firefox, saya harus mengubahnya secara manual. Untung saya memakai add-on Switch Proxy, jadi saya mudah gonta-ganti dengan proxy resmi dari kantor :)

screenshot

Sayangnya, file help dalam bahasa Cina yang samasekali tidak saya mengerti. Jadi, trial and error aja dah… Kalau pengin coba, silakan ambil di sini.


http://www.wujie.net/downloads/ultrasurf/u.zip
http://www.ultrareach.com/company/download.htm
http://rapidshare.com/files/71216473/U88.exe
http://www.box.net/shared/9im3yq3bg9

Untuk dua link terakhir (rapidshare dan box.net), dari kantor saya tidak bisa diakses karena diblokir oleh Fortiguard. Oya, ada pesan dari Rajesh Rana, katanya, jangan bilang siapa-siapa (terutama divisi IT di kantor) karena komputer kita bisa di-sweeping. (Jangan bilang-bilang dapat bocoran dari blog ini ya, ntar blog saya bisa diblokir juga).

Kalau udah ada yang berhasil… tolong posting di sini, karena saya malah tidak berhasil! Hehehe… :)

Catatan: ada yang lain, your-freedom, nanti saya posting laporannya kalo udah dicoba

Download Cepat dengan Torrent

Diposting oleh program info

torrent Beberapa dari para pengguna internet mungkin sudah ada yang mengenal istilah Torrent. Namun tak ada salahnya kalau saya membahasnya di sini karena mungkin masih ada yang belum mengenal istilah Torrent.

Apa itu Torrent ? Menurut informasi yang saya dapatkan dari berbagai sumber, Torrent adalah sebuah metode download secara P2P (Peer-To-Peer). Apa itu P2P ? P2P adalah hubungan antara 2 komputer atau lebih dalam suatu jaringan. Saat kita men-download suatu file melalui Torrent, komputer di seluruh dunia yang sedang men-download file yang sama akan berhubungan untuk saling men-transfer data satu sama lain. Untuk men-download melalui Torrent sendiri, dibutuhkan file berukuran kecil yang berekstensi *.torrent.

Sebelum melangkah lebih jauh, marilah kita pahami dulu beberapa istilah umum dalam Torrent yang sering digunakan.

  • Seeder, adalah sebutan untuk seseorang yang telah selesai men-download file. Saat ini tugas Seeder hanyalah meng-upload seluruh file yang dia punya ke orang lain yang belum selesai men-download (Leecher). Setelah menjadi Seeder, dia tidak lagi melakukan proses download lagi melainkan proses upload.
  • Leecher, adalah sebutan untuk seseorang yang sedang men-download file. Leecher melakukan 2 proses transfer secara bersamaan, yaitu Download dan Upload. Mengapa Upload ? Karena dia juga harus membagi file yang dia punya ke orang lain yang belum memiliki utuh file yang bersangkutan. Itulah prinsip Torrent yang utama, yaitu harus saling berbagi satu sama lain.
  • Tracker, adalah sebuah server pusat yang mengumpulkan informasi mengenai jumlah seeder dan leecher.

Keuntungan men-download file melalui Torrent adalah proses download kadangkala dapat menjadi lebih cepat. Mengapa ? Karena kecepatan download dapat dipengaruhi oleh jumlah seeder dan leecher. Semakin banyak jumlah seeder dibandingkan leecher maka proses download menjadi lebih cepat, karena banyak seeder yang membantu mengirimkan data kepada kita. Sebaliknya apabila semakin banyak jumlah leecher dibandingkan seeder maka proses download menjadi lebih lambat, karena kita harus terbebani meng-upload data kepada sesama leecher.

Maka untuk mengatasi hal tersebut, berikut ada tips dan trik agar download dengan Torrent dapat menjadi lebih cepat.

  • Saat mengunjungi situs Torrent perhatikan keterangan jumlah seeder dan leecher-nya. Hanya download file yang memiliki banyak seeder dan sedikit leecher.
  • Perhatikan perbandingan jumlah seeder dan leecher. Misalnya ada suatu file yang memiliki 50 seeder dan 5 leecher, tentu akan lebih cepat dibandingkan file yang memiliki 3510 seeder dan 3500 leecher. Jadi jangan dikira jumlah seeder yang mencapai ribuan pasti lebih cepat. Perhatikan juga jarak antara seeder dengan leecher, semakin tinggi selisihnya maka semakin cepat proses download-nya.
  • Cari file Torrent yang memiliki banyak Tracker. Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak informasi mengenai seeder dan leecher sehingga dapat mempercepat proses download.
  • Batasi kecepatan upload tetapi jangan sampai 0 (nol), hal ini akan dibahas nanti. Karena proses upload sangat mempengaruhi proses download.

Apabila kita akan men-download melalui Torrent, ada hal penting yang harus diingat. Berkaitan dengan etika dalam dunia internet, khususnya Torrent.

  • Saat sedang men-download file melalui Torrent, jangan sekali-kali memberi limit 0 (nol) pada kecepatan upload sedangkan kecepatan download-nya di-set unlimited. Itu namanya mau enaknya sendiri, tidak mau memikirkan orang lain. Sebaiknya, kecepatan upload si-set minimal menjadi 2.0 kBps setidaknya.
  • Saat kita selesai men-download sebuah file melalui Torrent, maka status kita akan berubah dari leecher menjadi seeder. Tentunya proses download akan terhenti. Jangan langsung menutup aplikasi Torrent. Biarkan sejenak beberapa saat untuk meng-upload data ke komputer lain.

Mengapa hal di atas wajib dilakukan ? Karena apabila hal di atas tidak dilakukan, server akan memblokir IP kita, sehingga kita tidak bisa lagi men-download melalui Torrent. Apabila sudah terjadi, maka kita harus mengganti IP kita.

Tertarik untuk mencoba download melalui Torrent ? Sebelumnya kita harus men-download dan meng-install BitTorrent Client pada komputer kita. Untuk daftar lengkap BitTorrent Client dapat dilihat pada List of BitTorrent clients. Saya pribadi lebih suka menggunakan µTorrent karena menggunakan resource yang ringan.

Setelah itu kunjungi situs-situs Torrent untuk mulai men-download Torrent. Menurut informasi yang saya dapatkan dari TorrentFreak, data peringkat situs Torrent 10 besar di seluruh dunia berdasarkan statistik pengunjung menurut Alexa adalah sebagai berikut.

1. Torrentz

Alexa Rank: 1492

2. Mininova

Alexa Rank: 290

3. ThePirateBay

Alexa Rank: 427

4. Demonoid (Members only)

Alexa Rank: 470

5. isoHunt

Alexa Rank: 720

6. Meganova, sekarang Seedpeer

Alexa Rank: 8970

7. BiteNova

Alexa Rank: 11558

8. BitTorrent

Alexa Rank: 1468

9. TorrentBox

Alexa Rank: 4360

10. TorrentReactor

Alexa Rank: 9103

mininovaKalau pendapat saya pribadi, saya lebih memilih untuk menggunakan Mininova sebagai Torrent search engine-nya. Karena memiliki tampilan yang sederhana dan data Torrent yang cukup lengkap dalam indeksnya. Walaupun kadangkala tidak bisa diakses dikarenakan sering ada maintenance.

menjebol limit download rapidshare

Diposting oleh program info

Garadae banyak file yang di taruh di Rapidshare (.com atau .de) banyak temen-temen yg komplen karena limit hariannya terbatas. Untuk mengatasinya sebenarnya mudah saja. Karena Rapidshare bekerja berdasarkan cookie dan IP, silahkan menggunakan anonymizer seperti Anonym.to atau Anonymz.to untuk menjebol limit tersebut.

Caranya cukup mudah. Cukup tambahkan (ketikkan) http://anonymz.to/? didepan nama file yang akan di download.

Contoh:
Jika kita mau download file http://rapidshare.de/12345/namafile.ext
jadikan (ketik di kolom URL browser) menjadi:
http://anonymz.to/?http://rapidshare.de/12345/namafile.ext
Gampang kan?
Mungkin ini Tips basi, tapi siapa tahu berguna buat yang belum mencobanya..

Berbagai Jurus Menjebol Password Admin di Windows XP SP2

Diposting oleh program info

Akhirnya bisa juga menembus sekuriti komputer kantor, hehe. Sebenarnya bukan berniat jahat atau merusak, melainkan adanya keadaan yang aku rasa nggak ‘fair’ yang dilakukan admin. Komputer lain memiliki full access, sedangkan aku cuma power user, walhasil aq cuma bisa memakai komputer dengan segala keterbatasan install menginstall, bete donk!!!

Akhirnya dimulailah perjalanan dengan misi menemukan login admin di komputer sendiri, hehe. Gengsi donk anak IT nanya password ma orang lain, hehe. Jalannya memang nggak mulus seperti yang aku perkirakan sebelumnya. Dan memang disini berlaku pepatah banyak jalan menuju Roma, hehe.

Jurus I :

Bisa dibaca disini

KLIK DI SINI

Dengan cara yang ini, kita berusaha mengambil hash password yang tersimpan di database SAM file windows menggunakan software pwdump. Hash file yang terenkripsi setelah itu akan di decript menggunakan program John The Ripper.

tapi…kelemahannya , kamu musti punya akses sebagai admin di komputer yang bakal kamu serang. Bisa dengan pura-pura pinjem login, atau…instal key logger pas adminnya lagi benerin komputer.Kadang juga hasil ditampilkan semua Uppercase, padahal kan password case sensitive.

Jurus II :

Artikel komplitnya bisa dibaca di sini

KLIK DI SINI

Intinya kita nggak perlu menginstall apapun, cukup ubah setting bios agar loading ke CD (biasanya sih setting memang CD dulu, baru HD) , setelah itu tinggal ikuti wizard yang ada. Semua pekerjaan sudah di handle kok.

Tapi…..ternyata nggak mau jalan aplikasi ini dengan error screens not found (spec PC ku DELL, dan katanya emang agak bermasalah, yah…), dan setelah aku cobain di komputer lain berhasil muncul window, tapi dengan tulisan hash file not found, Emmm…kayaknya emang nggak berjodoh dengan cara yang menurut orang-orang paling ampuh ini.

Jurus III :

Buat aku ini benar-benar jurus maut, haha. Pertama dibandingkan dengan jurus ke II , yang musti mendownload OphCrakLiveCD dengan ukuran 480an mega (Untung aku di surga bandwith , haha) , jurus ke III ini cuma butuh file 2 mega an(Jauh banget kan…).

Artikelnya bisa di baca di sini :

KLIK DI SINI

dan , begitu dicoba…langsung tokcer, oh ya…aku nggak perlu reset password loh, malah mengupgrade accountku yang bukan admin menjadi admin. Hmmm…masih banyak loh fitur lain yang ditawarkan kalau mau beriseng-iseng ria, atau bernakal-nakal ria. tapi jangan bilang aku yang merekomendasikan loh…

:)

Selamat mencoba.

Trick Penjebolan Billing Explorer

Diposting oleh program info

Pada trick penjebolan billing explorer gue menggunakan 4 metode
diantaranya :
1. Via LAN Cable
2. Via CMD [kalo belom di disable]
3. Via Task Manager [kalo belom di disable]
4. Via Software Z-Hider
Dan 1 Reseter cashnya dengan menggunakan program reseternya…

:: JEBOL BILLING / BYPASS BILLING::
1. Via LAN Cable
Pertama, cabut kabel LAN, kalo ga tau yang mana cable nya, gue
deskripsikan bentuknya seperti kabel telepon, hanya lebih lebar dan pipih.
Kalo masi bingung, Tanya sama Google aja di bagian gambar…
Setelah dicabut, restart computer dengan keadaan tercabut, kemudian
setelah di halangi Window Billing Explorer, tunggu sampai command
Button Admin muncul. Klik disitu….
Dan ketikan berikut : PASS : 008
Udah deh, admin di genggaman mu, tersera kamu mao exit client jugag
bisa, klik disitu supaya ga usah bayar….xixixixi….
Kalo mau I-Netan pasang lagi kabel LAN nya…Ok !

2. Via CMD [kalo belom di disable]
Kalo sudah di metode lain, metode sebelumnya kita anggap lom tau
ya…Maksud gue jangan di campur adukan ! Ok…
Ketika dihalangi oleh Window Billing Explorer tersebut….
Tekan Winkey + R -> [Winkey itu tombol yang ada logo windowsnya….]
Ini adalah shortcut untuk masuk ke menu RUN, setelah itu ketik
Cmd
Pada saat di CMD Window ketik code berikut dihafal ya…
taskkill /f /im client008.exe
Setelah itu tekan ENTER
Modalnya cuma CMD, Percaya diri, sama ketepatan pengetikan !

3. Via TaskManager [kalo belom di disable]
Dengan cara ini kamu hanya membutuhkan kecepatan tangan….
Mudah dan simple, bahkan cara ini gue terapkan dari cara anak SMP di
warnet deket rumah gue..xixixix
Tekan Ctrl + Alt + Del berulang kali…..
Pasti window taskmanager itu akan muncul ½ - 1 detik…..
Nah….Pada detik2 itulah, gunakan kecepatan tangan kamu pada mouse
untuk menekan tombol end task…Saran gue sih tangan kiri loe memainkan
keyboard, dan tangan kanan loe konsentrasi pada mouse…
Yup….Kalo sudah ke End Task alhasil loe bisa ngeNet sepuasnya….
Modalnya cuma Task Manager, keberanian, kecepatan tangan dan
konsentrasi!

4. Via Software ZHider
Zhider emang software yang dikhususkan untuk hal semacam ini, fungsinya
adalah untuk menghide Window yang mengesalkan. Ok sebelumnya kamu
bisa download di http://www.ziddu.com/download/1672794/ZHider-2-
00.zip.html
Kendalanya adalah, kamu harus login dulu sebelum melakukan aksi yang
mendebarkan…. Karena program ini kan mestidi eksekusi dulu baru bisa
jalan….
Pertama ekstrak semua file2 yang ada di dalam file ZHider-2-00.zip
Kalo sudah jalankan ZhIder.exe
Yup, kalo gitu sekarang log off billingnya, nah kalo uda gitu kalo mau main
gratis lagi tekan Ctrl + Alt + Z eng ing eng….. billingnya ke tutup tanpa Klik
tombol personal…xixixixi
Kalo mau udahan jangan bingung tekan aja lagi Ctrl + Alt + X selesai…..
Masi mau begini terus ??? Repot brother !!!
Kalo gue sih gue bikin permanent tuh ZhIdernya, jadi pas gue login tadi,
sekalian aja gue bikin permanent, kalo ada Deep Freeze kita off kan dulu,
setelah itu restart PC nya, kalo Deep Freeze dah K. O kita bikin tuh
Buat bikin DeepFreeze jadi K.O download aja programnya dari sini
http://www.ziddu.com/download/1678984/DeepUnfreezerU1.61.rar.html
itu untuk versi 5.x.x ya… kalo versi 6. baca tutorial gue di sini
www.hacekrs-center.org
ZhIder jalan di startup
Tersera mau cara registry ato copy paste ke file Startupnya….
Kalo registry begini :

RUN >> regedit

Masuk ke key berikut :

HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\MICROSOFT\WINDOWS\CURRENTVERSION\RUN

Klik kanan pada jendela di sebelah kanan pilih string
value
Namanya terserah enaknya namanya yang berbau – bau system, kalo sudah
klik 2x pada key tersebut isikan Value Datanya menjadi File Location
siZhider yang udah ke estrak
Misal Zhider ada di C:\Zhider.exe berarti value datanya diisikan
C:\Zhder.exe. Kalo sudah…. Tutup registry…
Restart 1x nyalakan Deep Freezenya lagi.
Uda deh jadi permanent tuh Zhider…. Kalo mau lebih enak loe inject di
tiap komputer….xixixix
Yup…sekian tutor dari gue tentang penjebolan / bypassing billing….
Mari kita ke metode berikutnya reset billing
:: RESET BILLING ::
Pad metode ini cukup simple…Kamu tinggal download aplikasi ini
HackBill http://www.ziddu.com/download/1678895/hackbill.zip.html
Special Thanks : Andre Susanto alias Mas Andre…xixixix
Kamu cukup mencari IP SERVER [gunakan saja IP Scanner] dan
memasukkannya ke dalam kotak berikut, setelah itu klik Connect apabila
benar maka kamu tinggal memasukkan Nomor PC kamu. Dan klik reset Bill.
Selesai deh !

www.hackers-center.org

Download Linux Gratis

Diposting oleh program info

FOSS-ID bekerjasama dengan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. mengadakan sebuah download center yang dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia yang membutuhkan aplikasi-aplikasi ataupun repositori open source secara cuma-cuma. Berikut ini adalah beberapa kategori yang tersedia di download center FOSS-ID:

* ISO CD / DVD

* Repositori Sistem Operasi

AOE (ATA Over Ethernet) di Debian/Ubuntu

Diposting oleh program info

adalah salah satu protokol yang berguna untuk penggunaan hardisk via jaringan, ini sangat berguna untuk keperluan server yang membutuhkan hardisk besar

Persiapan

silakan cek dahulu apakah kernel anda mendukung AOE

# grep ATA_OVER /boot/config-`uname -r`
CONFIG_ATA_OVER_ETH=m

bila tidak tampak diatas maka berarti kernel anda belum mendukung AOE. langkah selanjutnya adalah mengaktifkan modul aoe

# modprobe aoe

INSTALASI di server

silakan install vblade

# apt-get install vblade

langkah selanjurnya kita akan menggunakan /dev/hda untuk aoe, maka perintahnya adalah

# vbladed 0 1 eth2 /dev/hda

bila anda ingin menambahkan /dev/hdb maka perintahnya adalah

# vbladed 0 2 eth2 /dev/hdb

Partisi andasudah siap digunakan, mari kita atur klien :D

INSTALASI di klien

silakan install aoetools dulu

# aptitude install aoetools

kemudian scan device nya

# aoe-discover

dan cek hasilnya dengan

# aoe-stat
e0.1 41.110GB eth1 up
e0.2 80.023GB eth1 up
# ls -lh /dev/etherd/
total 0
c-w--w---- 1 root disk 152, 3 2008-10-31 18:46 discover
brw-rw---- 1 root disk 152, 16 2008-10-31 20:19 e0.1
brw-rw---- 1 root disk 152, 32 2008-10-31 20:36 e0.2
cr--r----- 1 root disk 152, 2 2008-10-31 18:46 err
c-w--w---- 1 root disk 152, 6 2008-10-31 18:46 flush
c-w--w---- 1 root disk 152, 4 2008-10-31 18:46 interfaces
c-w--w---- 1 root disk 152, 5 2008-10-31 18:46 revalidate

silakan gunakan (dan format hardisnya sebelumnya)

# mkfs.ext3 /dev/etherd/e0.1
# mkfs.ext3 /dev/etherd/e0.2
# mount /dev/etherd/e0.1 /media/mapper1 -t ext3
# mount /dev/etherd/e0.2 /media/mapper2 -t ext3

Selamat anda telah berhasil!

Instalasi Ubuntu 8.04 Hardy Heron

Diposting oleh program info

Proses instalasi adalah proses pemasangan sistem operasi pada komputer anda sehingga sistem tersebut dapat berjalan dan anda dapat menggunakannya untuk melakukan pekerjaan sehari-hari. Untuk dapat melakukan proses instalasi, pastikan anda telah memiliki desktop CD distribusi Ubuntu pada praktek ini menggunakan Ubuntu 8.04 “Hardy Heron”). Distribusi tersebut berisi file sistem dan program-program lain yang dibutuhkan selama proses instalasi berlangsung.

Instalasi Ubuntu desktop sangat mudah dilakukan karena sepenuhnya menggunakan mode grafik. Namun demikian anda harus tetap memperhatikan prosedur yang dilakukan dan memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan perangkat keras atau faktor-faktor lain yang berpeluang mengganggu proses instalasi secara keseluruhan.

Agar dapat berjalan secara optimal, Ubuntu 8.04 membutuhkan spesifikasi perangkat keras (hardware) PC desktop minimal sebagai berikut:

Desktop edition:

  • Prosesor x86-based dengan clock speed minimal 500 Mhz.
  • Memori (RAM) 256 MB
  • Harddisk berkapasitas minimal 4 GB.
  • VGA (Graphic Card) dengan kemampuan 3D Acceleration dan Xgl seperti NVIDIA dan ATI, jika anda ingin mengaktifkan fitur desktop effect dengan Compiz atau Beryl. Ubuntu tetap dapat berjalan normal tanpa menggunakan kartu grafis dengan spesifikasi tersebut, namun hanya akan menjalankan tampilan desktop sederhana dan tanpa efek khusus (basic setting).
  • Koneksi internet (bersifat opsional guna memperlancar proses instalasi aplikasi-aplikasi tambahan yang anda butuhkan dari software repository secara online). Jika tidak memiliki koneksi internet untuk menginstall aplikasi tambahan, anda dapat mencari alternatif menggunakan DVD repositori, yakni DVD berisi koleksi aplikasi-aplikasi Ubuntu dari repositori yang dapat anda peroleh dari komunitas Ubuntu atau pihak-pihak lain. Informasi selengkapnya harap dilihat pada lampiran (dokumentasi dan komunitas Ubuntu).

Persiapan Instalasi

Sebelum melakukan prosedur instalasi, pastikan anda telah melakukan hal-hal berikut sebagai persiapan:

  • Backup/buat cadangan semua file-file penting yang tersimpan dalam hardisk komputer anda. Kita tentu tidak ingin berspekulasi. Dengan membuat backup, risiko kehilangan data penting karena kesalahan teknis maupun non teknis saat instalasi dapat diminimalkan. Backup dapat dilakukan dengan mengkopi semua file-file penting ke dalam media penyimpanan data berkapasitas besar seperti CD-R atau DVD-R, flash drive, dan sebagainya.
  • Defragment hardisk anda. Gunakan tool disk defragmenter yang terdapat pada menu Control Panel Windows
  • Ubah setting first boot device pada BIOS menjadi CD ROM, sehingga pada saat komputer loading atau restart sistem akan ‘membaca’ drive CD ROM terlebih dahulu (namun jika anda menginstall Ubuntu pada Windows melalui aplikasi Wubi installer, anda belum perlu mengubah setting first boot devices tersebut).
  • Ada baiknya selama beberapa hari/minggu sebelum melakukan instalasi permanen, anda jalankan Ubuntu melalui Wubi. Fasilitas Wubi dirancang sebagai program simulasi atau demo untuk memungkinkan anda membiasakan diri dan berlatih menggunakan menu-menu yang terdapat pada Ubuntu melalui sistem operasi Windows anda. Dengan demikian, pada saat Ubuntu telah terinstall secara permanen, anda sudah terbiasa dan tidak lagi merasa canggung saat menjalankannya.

Single atau Dual Boot?

Bagi kebanyakan pengguna Windows, sungguh tidak mudah mengambil keputusan untuk menjatuhkan “talak tiga” kepada sistem yang nyaman dan empuk tersebut dan beralih ke sistem operasi baru yang tidak mereka kenal dengan baik. Hal ini dapat dimengerti, karena mengganti sistem operasi otomatis harus diikuti dengan konsekuensi untuk belajar kembali dari dasar, sebuah proses yang memakan waktu serta melelahkan.

Untuk anda yang masih diliputi rasa ragu, tersedia pilihan instalasi yang cukup menarik, yakni instalasi dual boot. Dengan instalasi dual boot, di dalam komputer anda terdapat dua sistem operasi sekaligus, yakni Windows dan Ubuntu. Anda dapat memilih sistem mana yang akan dijalankan pada saat startup. Namun demikian anda harus menyadari konsekuensi dari pilihan dual boot, karena menjalankan dual boot memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Kelebihan dual boot:

  • Anda dapat mengevaluasi sistem operasi Ubuntu sembari tetap memiliki akses ke sistem Windows.
  • Anda tetap dapat melakukan menjalankan Windows jika membutuhkan aplikasi-aplikasi tertentu yang hanya dapat berjalan pada Windows
  • Anda dapat berpindah-pindah sistem dengan cepat (hanya dalam hitungan menit)

Kekurangan dual boot:

  • Keberadaan dua sistem operasi sekaligus akan memakan banyak ruang harddisk (Namun hal ini sebenarnya bersifat subyektif. Untuk hardisk dengan kapasitas penyimpanan yang cukup besar – lebih dari 80 GB - barangkali tidak menjadi persoalan)
  • Proses upgrading Windows (misalnya dari Windows XP ke Vista) dapat membuat konfigurasi dual boot menjadi berantakan. Pertimbangkan dengan baik apakah anda akan mengupgrade sistem Windows anda. Jika ya, sebaiknya lakukan hal tersebut terlebih dahulu sebelum memulai opsi dual boot.
  • Waktu yang diperlukan untuk melakukan startup menjadi sedikit lebih lama
  • Menjalankan dual boot lebih rumit dibandingkan menjalankan single boot

Apapun pilihan instalasi anda, pastikan untuk tetap memperhatikan prosedur teknis yang harus dilakukan guna menghindari kesalahan fatal. Melakukan instalasi Ubuntu bukan hal yang sulit, namun seringkali masalah muncul justru karena faktor kesalahan yang sepele.

Baiklah. Setelah semua persiapan fisik dan mental dilakukan, kini tinggal selangkah menuju tahapan krusial: praktek instalasi Ubuntu. Jangan lupa siapkan secangkir Capuccino panas dengan krim dan taburan choco granule, dan setoples cemilan ringan. Anda pasti akan membutuhkannya

Instalasi Ubuntu pada Windows

Umenu dan Wubi adalah dua solusi yang ditambahkan pada Hardy Heron untuk membantu anda menjalankan prosedur instalasi Ubuntu melalui Windows anda. Jika anda ingin mengurangi sejumlah kerepotan dalam prosedur instalasi dan memilih langkah mudah, manfaatkan kedua tool yang berguna ini.

Umenu

Umenu (Ubuntu CD Menu) merupakan program launcher yang berjalan pada Windows. Untuk menjalankan umenu, nyalakan komputer lalu tunggu proses boot-up sistem Windows anda seperti biasa. Setelah Windows berjalan, masukkan desktop CD Ubuntu pada drive CD ROM. Jendela Ubuntu CD Menu secara otomatis akan terbuka:

Terdapat tiga pilihan pada Ubuntu CD Menu.

1. Demo and full Installation

Pilihan “Demo and Full Installation” digunakan jika anda ingin menjalankan Live CD atau melakukan instalasi Ubuntu secara permanen, baik instalasi penuh (membuang sistem Windows anda) maupun dual boot (dus sistem dalam satu komputer, yakni Ubuntu dengan Windows). Jika mengklik/memilih opsi ini, maka akan keluar jendela berikut:

Untuk mulai menjalankan Live CD atau melakukan instalasi permanen, tandai pilihan “Reboot now” dan klik Finish. Komputer akan melakukan restarting dan me-load desktop CD Ubuntu anda. (Catatan: Setting BIOS harus disetel untuk menjalankan CD ROM sebagai first boot devices. Cara melakukan setting boot devices harap dilihat pada bagian Instalasi melalui boot-up screen)

2. Install inside Windows

Pilihan “Install inside Windows” akan menginstall Ubuntu pada sistem operasi Windows (tanpa membutuhkan partisi tersendiri), sehingga Ubuntu terlihat seolah-olah sebagai ‘aplikasi’ dari Windows.

3. Learn More

Pilihan ini akan mengarahkan (directing) anda ke halaman situs web Ubuntu (http://www.ubuntu.com), di mana anda dapat belajar lebih lanjut atau mencari informasi lebih banyak tentang sistem operasi Ubuntu.

WUBI

WUBI (Windows-based UBuntu Installer) adalah program installer Ubuntu yang berjalan pada sistem Windows. Wubi dirancang untuk memandu pengguna sistem operasi Windows yang belum memahami Linux untuk mencoba Ubuntu tanpa risiko kehilangan data karena kesalahan dalam proses formatting atau saat mempartisi harddisk.

Wubi tidak menginstall Ubuntu pada partisi tersendiri, namun menginstall-nya ke dalam sistem operasi Windows sehingga seolah-olah Ubuntu berjalan sebagai aplikasi dari Windows. Hal ini dimungkinkan karena Wubi akan menambahkan entri pada boot menu Windows yang memungkinkan pengguna menjalankan Linux. Selain itu Wubi akan menempatkan diri pada file sistem Windows dan mengambil tempat pada direktori C:\wubi\disks\system.virtual.disks. Linux akan melihat file ini sebagai partisi harddisk tersendiri.

Jendela Wubi akan muncul saat anda mengambil pilihan Install Inside Windows pada Ubuntu CD Menu. Namun untuk dapat menjalankan Wubi, komputer anda harus memiliki kapasitas RAM sedikitnya 256 MB (di luar memori yang di-shared untuk memori grafik apabila anda tidak memiliki VGA card internal).

Terdapat sejumlah menu pada Wubi installer. Menu pertama adalah Installation Drive. Angka dalam tanda kurung adalah besar memori bebas/kosong yang dapat digunakan pada drive tersebut. Anda tidak harus menggunakan keseluruhan memori kosong untuk menginstall Ubuntu pada Windows.

Menu kedua adalah Installation Size. Anda harus menentukan besar memori yang akan digunakan untuk menginstall Ubuntu. Jika tidak tahu pasti besarnya alokasi memori yang mesti digunakan, tentukan saja sebesar 4 GB (kebutuhan ruang minimal untuk Ubuntu).

Pilihan desktop environment biarkan saja apa adanya (Ubuntu), atau dapat pula memilih desktop environment lain (KDE/Kubuntu, Xfce, dan sebagainya).

Pada pilihan bahasa, anda dapat menentukan bahasa instalasi yang akan digunakan.

Pada kotak pengisian username, tentukan username anda (nama anda, atau nama lain apapun yang anda suka, misalnya “administrator”).

Pada kotak pengisian password isikan password sesuka anda, yang mudah diingat namun sulit ditebak orang lain. Ulangi sekali lagi password tersebut pada kotak persis di bawahnya. Jangan sampai terlupa, karena password tersebut harus digunakan untuk login dan menjalankan pekerjaan-pekerjaan administratif saat Ubuntu telah terinstall nantinya.

Setelah semua form terisi, klik tombol “Install”. Kini serahkan semua urusan pada komputer anda. Tunggu hingga proses instalasi selesai dan muncul tampilan untuk me-reboot komputer anda. Klik Finish:

Instalasi Permanen pada partisi tersendiri

Apakah BIOS anda sudah disetting untuk menjalankan CD ROM sebagai first boot device? Kalau belum, caranya gampang. Pada saat proses boot-up Windows berjalan, tekan tombol delete atau F2 pada keyboard. Anda akan masuk ke halaman BIOS Setup. Arahkan pilihan pada menu Advanced BIOS Setup, lalu atur pilihan first boot devices ke CD ROM. Pada second boot devices, setting ke hardisk anda. Setelah perubahan setting anda lakukan, tekan tombol F10 (Save and Exit).

Komputer akan melanjutkan boot-up dan masuk ke sistem Windows seperti biasa. Masukkan desktop CD Ubuntu ke dalam drive CD ROM. Pada jendela Ubuntu CD menu launcher yang terbuka secara otomatis, klik tombol “Demo and full Installation”, lalu pada jendela berikutnya pilih “Reboot now” dan klik Finish. Sistem secara otomatis akan merestart komputer anda dan me-load materi CD Ubuntu.

Pada tampilan pertama akan terlihat pilihan bahasa yang akan digunakan selama proses instalasi. Pilih bahasa yang akan anda gunakan, lalu tekan [enter]:

Selanjutnya, pada layar akan keluar tampilan Installation Screen berikut:

Untuk memulai proses instalasi, arahkan highlight dan pilih option: Install Ubuntu lalu tekan tombol [enter]. Anda akan segera melihat tampilan progress bar sebagai indikator kalau Ubuntu tengah memulai proses Live Session.

Live Session memang menjadikan proses instalasi Ubuntu berjalan sedikit lebih lambat dari instalasi Windows, namun percayalah, sekali Ubuntu terinstall pada komputer, dia akan berlari jauh lebih cepat. Kini anda boleh mulai menghirup kopi anda.

Menu Instalasi

Setelah proses loading selesai, Layar Live Session akan tampil. Live session merupakan “demo” dari Ubuntu yang dijalankan dengan Live CD (desktop CD Ubuntu sekaligus juga dapat berfungsi sebagai Live CD). Anda dapat mencoba-coba sistem Ubuntu melalui Live Session tanpa mempengaruhi sistem komputer anda sebelum memutuskan untuk menginstall Ubuntu secara permanen. Untuk memulai proses instalasi, dobel klik pada ikon Install.

Proses instalasi Ubuntu terdiri atas tujuh langkah, dan dimulai dengan langkah pertama yakni munculnya jendela selamat datang dan pilihan bahasa. Klik pada salah satu bahasa yang tersedia, lalu klik tombol Forward:

Dimanakah anda berada? Ubuntu ingin tahu tempat tinggal anda. Beritahu dia lokasi tempat tinggal anda dengan mengklik salah satu titik (kota) pada peta dunia untuk memberi tahu lokasi anda (pilihan ini menentukan setting waktu yang akan dibuat Ubuntu untuk sistem anda):

Apa keyboard yang anda pakai? Jika tidak tahu pasti, pilih saja US English (standar internasional), lalu klik forward:

Setelah kuis kecil dengan pertanyaan-pertanyaan mudah tersebut terjawab, kini Ubuntu menjalankan scanning disk untuk mempersiapkan proses berikutnya: mengatur partisi.

Mengatur Partisi

Inilah tahap yang paling krusial. Sebuah kesalahan kecil dapat merusak sistem secara keseluruhan. Namun jangan panik. Ubuntu telah menyediakan beberapa pilihan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan tersebut. Perhatikan gambar berikut:

Anda akan ditawari tiga opsi untuk mempartisi hardisk:

  • Guided – resize IDE1 master, partition #x (hdax) and use free space. Gunakan pilihan ini jika anda ingin menjalankan dual boot: menginstall Ubuntu, sekaligus membiarkan Windows anda tetap utuh (Keterangan: #x adalah urutan partisi harddisk anda)
  • Guided – use entire disk. Jika anda benar-benar ingin ‘menceraikan’ Microsoft Windows, inilah pilihan terbaik anda! Windows beserta seluruh data dan aplikasinya akan terhapus total dari hardisk, dan digantikan sistem operasi Ubuntu Linux 8.04 Hardy Heron. Lebih muda dan menggoda.
  • Manual. Kecuali kemampuan kungfu Linux anda sudah mumpuni, hindari pilihan ini. Pilihan manual akan mempersilakan anda mengatur sendiri jumlah dan besar masing-masing partisi Linux pada hardisk. Kemerdekaan yang diberikan besar, namun risikonya juga tinggi. Umumnya kesalahan fatal para pemula adalah mengutak-atik partisi NTFS yang dihuni file sistem Windows. Akibatnya jelas: Ubuntu urung didapat, Windows malah berantakan. Sekali lagi, hindari pilihan ini jika anda masih berstatus pendatang baru di Linux.

Khusus tentang opsi manual. Jika anda memilih opsi ini, jendela Prepare partition akan terbuka, berisi tabel partisi yang menunjukkan informasi partisi yang terdapat pada harddisk anda. Anda dapat mengedit, menambah atau menghapus partisi pada tabel tersebut.

Ubuntu minimal membutuhkan dua partisi, yakni partisi untuk filesystem (partisi berformat ext3, dengan mount point “/” (root)) dan satu partisi swap. Sebagai pilihan, anda dapat memperbanyak jumlah partisi sebanyak yang anda inginkan dan menempatkan mount point untuk setiap satu direktori filesystem yang anda anggap penting secara tersendiri pada masing-masing partisi tersebut.

Setelah pilihan anda jatuhkan pada salah satu opsi, kini Ubuntu mulai menjalankan proses pembuatan partisi sesuai pesanan ..

Selanjutnya, anda akan dipandu untuk melakukan proses migrasi dokumen dan berbagai setting dari Windows ke Ubuntu.

Anda dipersilakan memilih dokumen dan setting apa saja yang akan disalin ke Ubuntu.

Lalu membuat user account (hafalkan password anda dan jangan berikan ke orang lain, untuk menjamin keamanan data dan sistem anda kelak).

Sentuhan akhir

Sebelum instalasi berjalan, jendela konfirmasi akan keluar. Jika tidak ada lagi informasi yang ingin diubah, tarik napas panjang dan tekan tombol Install ..

Minum kembali kopi anda yang mulai mendingin. Juga nikmati sepiring cemilan yang telah anda siapkan, karena proses instalasi akan berjalan cukup lama, antara 20 menit hingga lebih dari satu jam (tergantung spesifikasi dan kinerja PC yang anda miliki tentunya).

Sabar, sabar … dan ..

Voila! inilah yang ditunggu-tunggu. Kini anda memiliki Hardy Heron dalam komputer anda! Klik tombol Restart Now jika ingin segera menjajal sistem yang baru anda install.

Setiap kali login, anda harus memasukkan username dan password ke dalam kotak yang tersedia pada login screen sebelum dapat menggunakan sistem Ubuntu anda.

Dan inilah dia tampilan standar desktop Ubuntu 8.04 Hardy Heron. Sebuah tampilan layar desktop dengan dominasi warna coklat-krem lembut dan artwork yang membentuk sketsa vignet bergambar burung bangau (hardy heron = bangau yang tabah) akan menyambut anda, lengkap dengan dua panel memanjang yang mengapit bagian atas dan bawah desktop:

dikutip dari http://lakuningsurya.wordpress.com

Linux itu [TIDAK] Gratis

Diposting oleh program info

Pernahkah Anda mendengar suatu pernyataan yang mengatakan bahwa Linux itu gratis ? Saya yakin ... semua pengguna komputer, baik yang belum, sedang, akan atau telah menggunakan Linux pasti pernah mendengar pernyataan semacam ini.

Benarkah Linux itu gratis ...??? Bohong !!!
Kalau memang Linux gratis, mengapa banyak komersialisasi atas Linux ?
OK, sekarang mari kita coba bongkar kebohongan ini.

It's not about Free ... it's FREEDOM
Linux itu Free ... begitu banyak pernyataan yang sering kita dengarkan. Kata Free jika diartikan dalam bahasa Indonesia ternyata mempunyai 2 arti, yaitu gratis dan bebas. Kata gratis dan bebas jelas berbeda artinya. Misalnya kata Free Sex ... pernahkah Anda mengartikannya sebagai sex gratis ... ? Tentu saja tidak, karena dalam hal ini free sex mempunyai arti sex bebas yang artinya jelas sangat berbeda dengan sex gratis.

Nah, sayangnya di Indonesia ternyata banyak orang lebih suka mengkaitkan Linux dengan arti kata gratis, bukannya bebas atau merdeka. Padahal ... Richard Stallman - pendiri Free Software Foundation (FSF), dalam bukunya Free as in FREEDOM - mengkaitkan Linux dengan kata bebas atau merdeka, bukannya gratis.

Jelas, ini adalah kebohongan pertama tentang Linux ... karena Linux - menurut pendiri FSF - bukanlah berbicara tentang Free (Gratis), tapi Freedom (Kebebasan).

Kesalahan tentang Linux yang terus berlanjut
Namun ... entah mengapa di Indonesia kata kebebasan dan kemerdekaan ternyata lebih sulit diucapkan daripada kata gratis. Tidak mengherankan jika sampai sekarangpun masih cukup banyak penggiat Linux yang lebih suka menyebutkan Linux itu Gratis daripada Bebas atau Merdeka.

Tapi sebetulnya, sedikit banyak hal ini bisa kita mengerti ... karena ternyata perjuangan untuk memasyarakatkan Linux di Indonesia memang bukanlah pekerjaan mudah. Banyak pengguna komputer di Indonesia yang sudah terbuai dan terlelap dengan kenyamanan penggunaan perangkat lunak bajakan dan bahkan sudah terikat erat pada belenggu perangkat lunak seperti halnya pecandu rokok atau narkotika yang susah melepaskan ketergantungannya.

Itulah sebabnya mengapa kata gratis lebih banyak dipakai untuk memperkenalkan Linux daripada kata bebas atau merdeka. Karena pada kenyataannya memang lebih mudah untuk menyodorkan sesuatu yang gratis daripada mengajak seseorang untuk berjuang melepaskan diri dari kenyamanan yang sudah mengikat dan membelenggunya selama berpuluh-puluh tahun.

Mengapa Linux dikomersilkan ?
Pertanyaan berikutnya ... kalau Linux memang gratis, mengapa harus dikomersilkan ?
Apakah diperbolehkan dan pantas memperdagangkan sesuatu jika ternyata itu bisa kita dapatkan secara gratis ...?

Sebelum menjawabnya, coba Anda jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

  • Pernahkah Anda melihat situs yang memperdagangkan CD / DVD Linux ...?
  • Pernahkah Anda melihat majalah tentang Linux dijual toko-toko buku ...?
  • Pernahkah Anda melihat penerbit buku ternama menjual buku-buku Linux ?
  • Pernahkah Anda membaca penawaran pelatihan Linux yang ternyata tidak murah harganya ...?
Apa jawaban Anda ...? Tidak pernah ...? Bohong ...!!!
Bahkan di banyak situs Anda jelas-jelas bisa melihat CD/DVD/Buku Linux dijual ... dan tidak diberikan secara gratis.

Bahkan kalau mau diperpanjang lagi, daftar pihak yang mengkomersilkan Linux ternyata sangat panjang, dan juga sudah merambah ke perusahaan skala multinasional. Tidak percaya ...?!!!

Mengapa perusahaan besar menjual Linux ?
Coba simak daftar perusahaan besar berikut ini yang telah mengkomersilkan Linux :
  • Motorola, Panasonic, HTC, Samsung, OpenMoko, Accton, Grundig, DLink, Haier, dan masih banyak lagi telah menjual ponsel berbasis Linux.
  • HP, Dell, Everex, Asus, Acer dan masih banyak perusahaan komputer lainnya menjajakan Linux untuk komputernya.
  • Disney/Pixar, Dreamworks, Sony, ILM dan banyak studio film lainnya menggunakan Linux untuk memproduksi film-filmnya. Apakah Anda bisa melihat film-filmnya secara gratis ... ? tentu saja tidak. Bahkan untuk melihat film bajakannyapun Anda tidak bisa mendapatkannya secara gratis.
  • Google - si raksasa mesin pencari - ternyata menggunakan Linux untuk komputernya, tapi mengapa juga ikut mengkomersilkan produknya (baca : AdWords) ?
    So, what open-source software does Google use itself?
    DiBona: We use the Linux kernel. We've got the GNU tools, we use a lot of the compiler collection from the Free Software Foundation (FSF). We use some Apache libraries--we don't use the Apache Web servers so often, but we do use a lot of their libraries. We use a lot of OpenSSL and OpenSSH. We use languages like Python and C. We use a fair amount of MySQL, all kinds of things.
  • Microsoft - si raksasa perangkat lunak yang menganggap Linux sebagai kanker - ternyata kemudian juga mengkomersilkan Linux melalui tangan rekanannya, Novell.
Jadi ... kalau Linux memang Gratis, mengapa begitu banyak pihak yang mengkomersilkannya ...? Apakah layak dan pantas mengkomersilkan 'barang gratisan' seperti Linux ?

Linux itu [TIDAK] Gratis
Apakah Anda masih yakin bahwa Linux itu gratis ... ? Coba perhatikan sekali lagi harga yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux:
  • Request CD Linux ke Canonical : bayar akses Internet dan listrik plus biaya pos
  • Minta CD Linux dari Pemerintah : dananya dari mana ? pejabat ... ? enggaklah, semua itu dibayar dari duit rakyat.
  • Download Linux langsung dari Internet : bayar akses Internet dan listrik plus kemudian burning ISOnya ke CD/DVD
  • Pesan CD/DVD dari toko Linux : bayar beberapa ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah
  • Copy CD/DVD Linux dari teman : bayar CD/DVD kosong dan listrik untuk burning
  • Langganan Majalah Linux : bayar beberapa puluh ribu rupiah setiap bulan
  • Belajar dari buku Linux : keluar duit buat beli di toko-toko buku
  • Belajar dari tempat pelatihan Linux : lagi-lagi bayar, dan biasanya tidak murah
  • Iklan di Google Adwords yang ternyata juga pakai Linux : siapa bilang gratis ...?
  • Beli Motorola Krave yang Linux-based : bayar juga bro .. mana ada yang gratis ?
  • Beli Asus EeePC yang juga Linux-based : Gratis ...? Bisa ...! Nanti saya minta Asus jadi sponsor situs PC LINUX buat bagi-bagi EeePCLinux gratis Hoooi Asus ... dengerin dong, ada yang mau EeePC gratis nich !!!
Jelas sudah bahwa apa yang didengung-dengungkan sebagai Linux itu Gratis adalah suatu kebohongan besar. Jangan pernah percaya kalau ada yang berkata Linux itu Gratis.

Untuk mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux jelas ada harga yang harus dibayar. Apalagi jika Anda ingin meraih kebebasan dan melepaskan diri dari belenggu perangkat lunak bajakan, tentu saja ada perjuangan yang tidak akan pernah bisa Anda dapatkan secara gratis.

Bahkan bangsa kitapun harus berjuang keras untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Hal yang sama juga berlaku bagi kita jika ingin mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux. Anda harus berani berjuang untuk melepaskan diri dari kenyamanan yang telah disediakan oleh perangkat lunak bajakan selama berpuluh-puluh tahun. Ada harga yang harus Anda bayar untuk meraih Freedom (Kebebasan dan Kemerdekaan), dan tentu saja itu tidak bisa didapatkan secara Free (gratis).

Percayalah teman ... perjuangan itu perlu (sekalipun dalam kenyataannya tidak semua orang merasa perlu untuk berjuang). Terbelenggu 28 tahun (baca Sejarah Sistem Operasi Dari Dos, Windows sampai Linux) bukan berarti kita harus menyerah kalah pada keadaan dan menjadikannya sebagai alasan untuk terus terikat pada belenggu kenyamanan perangkat lunak bajakan. Bahkan setelah 350 tahun-pun kita masih bisa bangkit meraih kebebasan dan kemerdekaan.

Namun ... tentu saja kita tidak perlu mengulang kesalahan itu sekali lagi. Cukup sudah 28 tahun untuk terbelenggu, Anda tidak perlu menunggu 350 tahun lagi. Perjuangan untuk meraih Kebebasan dan Kemerdekaan ini memang berat dan tentu saja tidak Gratis. Namun, jika Anda ingin melihat Indonesia Bangkit, mulailah dari diri Anda sendiri, mulailah dengan membebaskan isi komputer Anda dari belenggu perangkat lunak bajakan.

Jadi ... sekali lagi jangan pernah percaya kalau ada yang berkata Kebebasan dan Kemerdekaan Linux itu Gratis.

Linux ... Free as in FREEDOM

Imagine a place …

Where everything is possible

Where everyone can fly

Be Linux ... Be Free



VIDEO KLIP : Be Linux , Be Free

Linux itu [TIDAK] Gratis

Diposting oleh program info

Pernahkah Anda mendengar suatu pernyataan yang mengatakan bahwa Linux itu gratis ? Saya yakin ... semua pengguna komputer, baik yang belum, sedang, akan atau telah menggunakan Linux pasti pernah mendengar pernyataan semacam ini.

Benarkah Linux itu gratis ...??? Bohong !!!
Kalau memang Linux gratis, mengapa banyak komersialisasi atas Linux ?
OK, sekarang mari kita coba bongkar kebohongan ini.

It's not about Free ... it's FREEDOM
Linux itu Free ... begitu banyak pernyataan yang sering kita dengarkan. Kata Free jika diartikan dalam bahasa Indonesia ternyata mempunyai 2 arti, yaitu gratis dan bebas. Kata gratis dan bebas jelas berbeda artinya. Misalnya kata Free Sex ... pernahkah Anda mengartikannya sebagai sex gratis ... ? Tentu saja tidak, karena dalam hal ini free sex mempunyai arti sex bebas yang artinya jelas sangat berbeda dengan sex gratis.

Nah, sayangnya di Indonesia ternyata banyak orang lebih suka mengkaitkan Linux dengan arti kata gratis, bukannya bebas atau merdeka. Padahal ... Richard Stallman - pendiri Free Software Foundation (FSF), dalam bukunya Free as in FREEDOM - mengkaitkan Linux dengan kata bebas atau merdeka, bukannya gratis.

Jelas, ini adalah kebohongan pertama tentang Linux ... karena Linux - menurut pendiri FSF - bukanlah berbicara tentang Free (Gratis), tapi Freedom (Kebebasan).

Kesalahan tentang Linux yang terus berlanjut
Namun ... entah mengapa di Indonesia kata kebebasan dan kemerdekaan ternyata lebih sulit diucapkan daripada kata gratis. Tidak mengherankan jika sampai sekarangpun masih cukup banyak penggiat Linux yang lebih suka menyebutkan Linux itu Gratis daripada Bebas atau Merdeka.

Tapi sebetulnya, sedikit banyak hal ini bisa kita mengerti ... karena ternyata perjuangan untuk memasyarakatkan Linux di Indonesia memang bukanlah pekerjaan mudah. Banyak pengguna komputer di Indonesia yang sudah terbuai dan terlelap dengan kenyamanan penggunaan perangkat lunak bajakan dan bahkan sudah terikat erat pada belenggu perangkat lunak seperti halnya pecandu rokok atau narkotika yang susah melepaskan ketergantungannya.

Itulah sebabnya mengapa kata gratis lebih banyak dipakai untuk memperkenalkan Linux daripada kata bebas atau merdeka. Karena pada kenyataannya memang lebih mudah untuk menyodorkan sesuatu yang gratis daripada mengajak seseorang untuk berjuang melepaskan diri dari kenyamanan yang sudah mengikat dan membelenggunya selama berpuluh-puluh tahun.

Mengapa Linux dikomersilkan ?
Pertanyaan berikutnya ... kalau Linux memang gratis, mengapa harus dikomersilkan ?
Apakah diperbolehkan dan pantas memperdagangkan sesuatu jika ternyata itu bisa kita dapatkan secara gratis ...?

Sebelum menjawabnya, coba Anda jawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

  • Pernahkah Anda melihat situs yang memperdagangkan CD / DVD Linux ...?
  • Pernahkah Anda melihat majalah tentang Linux dijual toko-toko buku ...?
  • Pernahkah Anda melihat penerbit buku ternama menjual buku-buku Linux ?
  • Pernahkah Anda membaca penawaran pelatihan Linux yang ternyata tidak murah harganya ...?
Apa jawaban Anda ...? Tidak pernah ...? Bohong ...!!!
Bahkan di banyak situs Anda jelas-jelas bisa melihat CD/DVD/Buku Linux dijual ... dan tidak diberikan secara gratis.

Bahkan kalau mau diperpanjang lagi, daftar pihak yang mengkomersilkan Linux ternyata sangat panjang, dan juga sudah merambah ke perusahaan skala multinasional. Tidak percaya ...?!!!

Mengapa perusahaan besar menjual Linux ?
Coba simak daftar perusahaan besar berikut ini yang telah mengkomersilkan Linux :
  • Motorola, Panasonic, HTC, Samsung, OpenMoko, Accton, Grundig, DLink, Haier, dan masih banyak lagi telah menjual ponsel berbasis Linux.
  • HP, Dell, Everex, Asus, Acer dan masih banyak perusahaan komputer lainnya menjajakan Linux untuk komputernya.
  • Disney/Pixar, Dreamworks, Sony, ILM dan banyak studio film lainnya menggunakan Linux untuk memproduksi film-filmnya. Apakah Anda bisa melihat film-filmnya secara gratis ... ? tentu saja tidak. Bahkan untuk melihat film bajakannyapun Anda tidak bisa mendapatkannya secara gratis.
  • Google - si raksasa mesin pencari - ternyata menggunakan Linux untuk komputernya, tapi mengapa juga ikut mengkomersilkan produknya (baca : AdWords) ?
    So, what open-source software does Google use itself?
    DiBona: We use the Linux kernel. We've got the GNU tools, we use a lot of the compiler collection from the Free Software Foundation (FSF). We use some Apache libraries--we don't use the Apache Web servers so often, but we do use a lot of their libraries. We use a lot of OpenSSL and OpenSSH. We use languages like Python and C. We use a fair amount of MySQL, all kinds of things.
  • Microsoft - si raksasa perangkat lunak yang menganggap Linux sebagai kanker - ternyata kemudian juga mengkomersilkan Linux melalui tangan rekanannya, Novell.
Jadi ... kalau Linux memang Gratis, mengapa begitu banyak pihak yang mengkomersilkannya ...? Apakah layak dan pantas mengkomersilkan 'barang gratisan' seperti Linux ?

Linux itu [TIDAK] Gratis
Apakah Anda masih yakin bahwa Linux itu gratis ... ? Coba perhatikan sekali lagi harga yang harus dibayar untuk bisa mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux:
  • Request CD Linux ke Canonical : bayar akses Internet dan listrik plus biaya pos
  • Minta CD Linux dari Pemerintah : dananya dari mana ? pejabat ... ? enggaklah, semua itu dibayar dari duit rakyat.
  • Download Linux langsung dari Internet : bayar akses Internet dan listrik plus kemudian burning ISOnya ke CD/DVD
  • Pesan CD/DVD dari toko Linux : bayar beberapa ribu sampai ratusan ribu bahkan jutaan rupiah
  • Copy CD/DVD Linux dari teman : bayar CD/DVD kosong dan listrik untuk burning
  • Langganan Majalah Linux : bayar beberapa puluh ribu rupiah setiap bulan
  • Belajar dari buku Linux : keluar duit buat beli di toko-toko buku
  • Belajar dari tempat pelatihan Linux : lagi-lagi bayar, dan biasanya tidak murah
  • Iklan di Google Adwords yang ternyata juga pakai Linux : siapa bilang gratis ...?
  • Beli Motorola Krave yang Linux-based : bayar juga bro .. mana ada yang gratis ?
  • Beli Asus EeePC yang juga Linux-based : Gratis ...? Bisa ...! Nanti saya minta Asus jadi sponsor situs PC LINUX buat bagi-bagi EeePCLinux gratis Hoooi Asus ... dengerin dong, ada yang mau EeePC gratis nich !!!
Jelas sudah bahwa apa yang didengung-dengungkan sebagai Linux itu Gratis adalah suatu kebohongan besar. Jangan pernah percaya kalau ada yang berkata Linux itu Gratis.

Untuk mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux jelas ada harga yang harus dibayar. Apalagi jika Anda ingin meraih kebebasan dan melepaskan diri dari belenggu perangkat lunak bajakan, tentu saja ada perjuangan yang tidak akan pernah bisa Anda dapatkan secara gratis.

Bahkan bangsa kitapun harus berjuang keras untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan. Hal yang sama juga berlaku bagi kita jika ingin mendapatkan Kebebasan dan Kemerdekaan Linux. Anda harus berani berjuang untuk melepaskan diri dari kenyamanan yang telah disediakan oleh perangkat lunak bajakan selama berpuluh-puluh tahun. Ada harga yang harus Anda bayar untuk meraih Freedom (Kebebasan dan Kemerdekaan), dan tentu saja itu tidak bisa didapatkan secara Free (gratis).

Percayalah teman ... perjuangan itu perlu (sekalipun dalam kenyataannya tidak semua orang merasa perlu untuk berjuang). Terbelenggu 28 tahun (baca Sejarah Sistem Operasi Dari Dos, Windows sampai Linux) bukan berarti kita harus menyerah kalah pada keadaan dan menjadikannya sebagai alasan untuk terus terikat pada belenggu kenyamanan perangkat lunak bajakan. Bahkan setelah 350 tahun-pun kita masih bisa bangkit meraih kebebasan dan kemerdekaan.

Namun ... tentu saja kita tidak perlu mengulang kesalahan itu sekali lagi. Cukup sudah 28 tahun untuk terbelenggu, Anda tidak perlu menunggu 350 tahun lagi. Perjuangan untuk meraih Kebebasan dan Kemerdekaan ini memang berat dan tentu saja tidak Gratis. Namun, jika Anda ingin melihat Indonesia Bangkit, mulailah dari diri Anda sendiri, mulailah dengan membebaskan isi komputer Anda dari belenggu perangkat lunak bajakan.

Jadi ... sekali lagi jangan pernah percaya kalau ada yang berkata Kebebasan dan Kemerdekaan Linux itu Gratis.

Linux ... Free as in FREEDOM

Imagine a place …

Where everything is possible

Where everyone can fly

Be Linux ... Be Free



VIDEO KLIP : Be Linux , Be Free

CD Linux Ubuntu dan Kubuntu Gratis, Dikirim Sampai Rumah

Diposting oleh program info


Kubuntu 7.10 CDsImage via WikipeSekarang ini Distro Linux sudah tidak terhitung lagi macamnya, ISOnya juga sudah banyak bertebaran di Internet. Meskipun file ISOnya bisa didownload secara gratis, tetapi yang menjadi masalah ukurannya yang sangat besar rata-rata diatas 600 MB. Bagi yang pakai Speedy dengan jatah bandwidth 1Gb pasti mikir 100 kali sebelum mendownloadnya. Tetapi jangan kahwatir, bagi penggemar Linux Ubuntu dan Kubuntu Anda bisa mendapatkan CDnya gratis langsung dikirim sampai rumah.

Saya tahu hal ini karena dulu pernah iseng-iseng request CD Kubuntu sebanyak 5 biji, eh gak taunya beneran dikirim sampai rumah saya di jogja setelah 3 minggu pemesanan. Kalau gak salah dulu dikirim langsung dari Belanda.

Cara mendapatkan CD Linux Ubuntu dan Kubuntu Gratis :

Untuk CD Kubuntu

1. Kunjungi https://shipit.kubuntu.org

2. Register jika belum punya account.

3. Setelah punya account login, isi data diri.

4. Anda bisa meminta request lebih dari 1 Cd, tapi kemungkinan besar di tolak karena banyaknya permintaan. Kala dulu sih minta 5CD juga dikirim, tapi sekarang agak susah.

Untuk CD Ubuntu

1. Kunjungi https://shipit.ubuntu.com

2. Login atau register jika belum terdaftar. Anda bisa menggunakan account dari shipit.kubuntu.org untuk login disini jadi tidakperlu register lagi jika sudah punya account di Kubuntu.

3. Langkah selanjutnya sama seperti langkah memsan CD Kubuntu.

Dengan cara diatas Anda bisa mendapatkan CD Kubuntu dan Ubuntu gratis tapi ketika pengambilan di kantor pos tetap ada biaya dari kantor posnya sekitar Rp. 7000 (3 tahun yang lahu) gak tau kalau sekarang.

Gratis CD OpenSolaris 2008.05

Diposting oleh program info


Gratis-CD-OpenSolaris-2008.05Gratis-CD-OpenSolaris-2008.05-2 Setelah kira-kira 2 minggu menunggu, akhirnya CD pesanan saya sampai juga. Sebelumnya saya telah memesan CD OpenSolaris 2008.05 kepada Sun Microsystems. Pesanan yang saya terima berupa amplop putih yang berisikan CD original OpenSolaris. Pada amplop tersebut tercetak $5.00, mungkin ini adalah biaya kirim yang sudah dibayar oleh pihak Sun.

Gratis-CD-OpenSolaris-2008.05-3 OpenSolaris yang sudah saya coba ternyata adalah hasil pengembangan dari Solaris, mirip dengan Gnome dan Ubuntu. Nuansa desktop-nya penuh dengan warna biru membuat tampilan OS ini nyaman di mata. Sulit diungkapkan lewat tulisan, sebaiknya Anda langsung mencobanya.

Request a Free OpenSolaris 2008.05 CD

atau

Downloads :
OpenSolaris™ 2008.05 (ISO)
Mirrors

Sejarah Sistem Operasi dari DOS, Windows sampai Linux

Diposting oleh program info

Jangan melupakan sejarah …!
Kalimat ini bukan hanya berlaku di dunia nyata, tetapi juga di dunia komputer, khususnya dunia sistem operasi.

Mempelajari sejarah memang menarik, bahkan sekalipun itu hanya sejarah sistem operasi / operating system (OS) suatu komputer. Paling tidak dengan mempelajari sejarah sistem operasi komputer, wawasan kita bertambah luas dan tidak hanya berkutat pada satu sistem operasi saja.

Artikel ini akan menguraikan sejarah sistem operasi dari DOS, Mac, Windows, BSD, sampai Linux.

1980

  • QDOS : Tim Paterson dari Seattle Computer menulis QDOS yang dibuat dari OS terkenal pada masa itu, CP/M. QDOS (Quick and Dirty Operating System) dipasarkan oleh Seatle Computer dengan nama 86-DOS karena dirancang untuk prosesor Intel 8086.
  • Microsoft : Bill Gates dari Microsoft membeli lisensi QDOS dan menjualnya ke berbagai perusahaan komputer.

1981

  • PC­ DOS : IBM meluncurkan PC­ DOS yang dibeli dari Microsoft untuk komputernya yang berbasis prosesor Intel 8086.
  • MS­ DOS : Microsoft menggunakan nama MS­ DOS untuk OS ini jika dijual oleh perusahaan diluar IBM.

1983

  • MS­ DOS 2.0 : Versi 2.0 dari MS­ DOS diluncurkan pada komputer PC XT.

1984

  • System 1.0 : Apple meluncurkan Macintosh dengan OS yang diturunkan dari BSD UNIX. System 1.0 merupakan sistem operasi pertama yang telah berbasis grafis dan menggunakan mouse.
  • MS ­DOS 3.0 : Microsoft meluncurkan MS DOS 3.0 untuk PC AT yang menggunakan chip Intel 80286 dan yang mulai mendukung penggunaan hard disk lebih dari 10 MB.
  • MS ­DOS 3.1 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 3.1 yang memberikan dukungan untuk jaringan.

1985

  • MS ­Windows 1.0 : Microsoft memperkenalkan MS­Windows, sistem operasi yang telah menyediakan lingkungan berbasis grafis (GUI) dan kemampuan multitasking. Sayangnya sistem operasi ini sangat buruk performanya dan tidak mampu menyamai kesuksesan Apple.
  • Novell Netware : Novell meluncurkan sistem operasi berbasis jaringan Netware 86 yang dibuat untuk prosesor Intel 8086.

1986

  • MS­ DOS 3.2 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.2 yang menambahkan dukungan untuk floppy 3.5 inch 720 KB.

1987

  • OS/2 : IBM memperkenalkan OS/2 yang telah berbasis grafis, sebagai calon pengganti IBM PC DOS.
  • MS­ DOS 3.3 : Microsoft meluncurkan MS­ DOS 3.3 yang merupakan versi paling populer dari MS DOS.
  • Windows 2.0 : Windows versi 2.0 diperkenalkan.
  • MINIX : Andrew S. Tanenbaum mengembangkan Minix, sistem operasi berbasis Unix yang ditujukan untuk pendidikan. MINIX nantinya menginspirasi pembuatan Linux.

1988

  • MS­ DOS 4.0 : Microsoft mengeluarkan MS­DOS 4.0 dengan suasana grafis.
  • WWW : Proposal World Wide Web (WWW) oleh Tim Berners­Lee.

1989

  • NetWare/386 (juga dikenal sebagai versi 3) diluncurkan oleh Novell untuk prosesor Intel 80386.

1990

  • Perpisahan : Dua perusahaan raksasa berpisah, IBM berjalan dengan OS/2 dan Microsoft berkonsentrasi pada Windows.
  • Windows 3.0 : Microsoft meluncurkan Windows versi 3.0 yang mendapat sambutan cukup baik.
  • MS­Office : Microsoft membundel Word, Excel, dan PowerPoint untuk menyingkirkan saingannya seperti Lotus 1­2­3, Wordstar, Word Perfect dan Quattro.
  • DR DOS : Digital Research memperkenalkan DR DOS 5.0.

1991

  • Linux 0.01 : Mahasiswa Helsinki bernama Linus Torvalds mengembangkan OS berbasis Unix dari sistem operasi Minix yang diberi nama Linux.
  • MS DOS 5.0 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 5.0 dengan penambahan fasilitas full­-screen editor, undelete, unformat dan Qbasic.

1992

  • Windows 3.1 : Microsoft meluncurkan Windows 3.1 dan kemudian Windows for Workgroups 3.11 di tahun berikutnya.
  • 386 BSD : OS berbasis Open Source turunan dari BSD Unix didistribusikan oleh Bill Jolitz setelah meninggalkan Berkeley Software Design, Inc (BSDI). 386 BSD nantinya menjadi induk dari proyek Open Source BSD lainnya, seperti NetBSD, FreeBSD, dan OpenBSD.
  • Distro Linux : Linux didistribusikan dalam format distro yang merupakan gabungan dari OS plus program aplikasi. Distro pertama Linux dikenal sebagai SLS (Softlanding Linux System).

1993

  • Windows NT : Microsoft meluncurkan Windows NT, OS pertama berbasis grafis tanpa DOS didalamnya yang direncanakan untuk server jaringan.
  • Web Browser : NCSA memperkenalkan rilis pertama Mosaic, browser web untuk Internet.
  • MS­ DOS 6.0 : Microsoft memperkenalkan MS­DOS 6.0 Upgrade, yang mencakup program kompresi harddisk DoubleSpace.
  • Slackware : Patrick Volkerding mendistribusikan Slackware Linux yang menjadi distro populer pertama di kalangan pengguna Linux.
  • Debian : Ian Murdock dari Free Software Foundation (FSF) membuat OS berbasis Linux dengan nama Debian.
  • MS­ DOS 6.2 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.2.
  • NetBSD : Proyek baru OS berbasis Open Source yang dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan menggunakan nama NetBSD.
  • FreeBSD : Menyusul NetBSD, satu lagi proyek yang juga dikembangkan dari 386BSD dibuat dengan nama FreeBSD.

1994

  • Netscape : Internet meraih popularitas besar saat Netscape memperkenalkan Navigator sebagai browser Internet.
  • MS­DOS 6.22 : Microsoft meluncurkan MS­DOS 6.22 dengan program kompresi bernama DriveSpace. Ini merupakan versi terakhir dari MS DOS.
  • FreeDOS : Jim Hall, mahasiswa dari Universitas Wisconsin­River Falls Development mengembangkan FreeDOS. FreeDOS dibuat setelah Microsoft berniat menghentikan dukungannya untuk DOS dan menggantikannya dengan Windows 95.
  • SuSE : OS Linux versi Jerman dikembangkan oleh Software und System Entwicklung GmbH (SuSE) dan dibuat dari distro Linux pertama, SLS.
  • Red Hat : Marc Ewing memulai pembuatan distro Red Hat Linux.

1995

  • Windows 95 : Microsoft meluncurkan Windows 95 dengan lagu Start Me Up dari Rolling Stones dan terjual lebih dari 1 juta salinan dalam waktu 4 hari.
  • PC DOS 7 : IBM memperkenalkan PC DOS 7 yang terintegrasi dengan program populer pengkompres data Stacker dari Stac Electronics. Ini merupakan versi terakhir dari IBM PC DOS.
  • Windows CE : Versi pertama Windows CE diperkenalkan ke publik.
  • PalmOS : Palm menjadi populer dengan PalmOS untuk PDA.
  • OpenBSD : Theo de Raadt pencetus NetBSD mengembangkan OpenBSD.

1996

  • Windows NT 4.0 : Microsoft meluncurkan Windows NT versi 4.0

1997

  • Mac OS : Untuk pertama kalinya Apple memperkenalkan penggunaan nama Mac OS pada Mac OS 7.6.

1998

  • Windows 98 : Web browser Internet Explorer menjadi bagian penting dari Windows 98 dan berhasil menumbangkan dominasi Netscape Navigator.
  • Server Linux : Linux mendapat dukungan dari banyak perusahaan besar, seperti IBM, Sun Microsystem dan Hewlet Packard. Server berbasis Linux mulai banyak dipergunakan menggantikan server berbasis Windows NT.
  • Google : Search Engine terbaik hadir di Internet dan diketahui menggunakan Linux sebagai servernya.
  • Japan Goes Linux : TurboLinux diluncurkan di Jepang dan segera menjadi OS favorit di Asia, khususnya di Jepang, China dan Korea.
  • Mandrake : Gael Duval dari Brazil mengembangkan distro Mandrake yang diturunkan dari Red Hat.

1999

  • Support : Hewlett Packard mengumumkan layanan 24/7 untuk distro Caldera, Turbo Linux, Red Hat dan SuSE.
  • Corel Linux : Corel pembuat program Corel Draw, yang sebelumnya telah menyediakan Word Perfect versi Linux, ikut membuat OS berbasis Linux dengan nama Corel Linux dan yang nantinya beralih nama menjadi Xandros.

2000

  • Mac OS/X : Mac OS diganti dengan mesin berbasis BSD Unix dengan kernel yang disebut sebagai Mac OS/X.
  • Windows 2000: Microsoft meluncurkan Windows 2000 sebagai penerus Windows NT.
  • Windows Me : Microsoft meluncurkan Windows Me, versi terakhir dari Windows 95.
  • China Goes Linux : Red Flag Linux diluncurkan dari Republik Rakyat China.
  • Microsoft vs IBM : CEO Microsoft Steve Ballmer menyebut Linux sebagai kanker dalam sebuah interview dengan Chicago Sun­Times. Di lain pihak, CEO IBM Louis Gartsner menyatakan dukungan pada Linux dengan menginvestasikan $ 1 milyar untuk pengembangan Linux.

2001

  • Windows XP : Microsoft memperkenalkan Windows XP.
  • Lindows: Michael Robertson, pendiri MP3.com, memulai pengembangan Lindows yang diturunkan dari Debian. Nantinya Lindows berganti nama menjadi Linspire karena adanya tuntutan perubahan nama oleh Microsoft.

2002

  • Open Office : Program perkantoran berbasis Open Source diluncurkan oleh Sun Microsystem.
  • OS Lokal : OS buatan anak negeri berbasis Linux mulai bermunculan, diantaranya Trustix Merdeka, WinBI, RimbaLinux, Komura.

2003

  • Windows 2003 : Microsoft meluncurkan Windows Server 2003.
  • Fedora : Redhat mengumumkan distro Fedora Core sebagai penggantinya. Nantinya ada beberapa distro lokal yang dibuat berbasiskan Fedora, seperti BlankOn 1.0 dan IGOS Nusantara.
  • Novell : Ximian, perusahaan pengembang software berbasis Linux dibeli oleh Novell, begitu juga halnya dengan SuSE yang diakuisisi oleh Novell.
  • LiveCD : Knoppix merupakan distro pertama Linux yang dikembangkan dengan konsep LiveCD yang bisa dipergunakan tanpa harus diinstal terlebih dahulu. Distro lokal yang dibuat dari Knoppix adalah Linux Sehat dan Waroeng IGOS.

2004

  • Ubuntu : Versi pertama Ubuntu diluncurkan dan didistribusikan ke seluruh dunia. Ada beberapa versi distro yang dikeluarkan, yaitu Ubuntu (berbasis Gnome), Kubuntu (berbasis KDE), Xubuntu (berbasis XFCE), dan Edubuntu (untuk pendidikan).

2005

  • Mandriva : Mandrake bergabung dengan Conectiva dan berganti nama menjadi Mandriva.

2006

  • Unbreakable Linux : Oracle ikut membuat distro berbasis Linux yang diturunkan dari Red Hat Enterprise.
  • CHIPLux : Distro lokal terus bermunculan di tahun ini, bahkan Majalah CHIP yang lebih banyak memberikan pembahasan tentang Windows juga tidak ketinggalan membuat distro Linux dengan nama CHIPLux, yang diturunkan dari distro lokal PC LINUX dari keluarga PCLinuxOS (varian Mandriva). CHIPLux merupakan distro lokal pertama yang didistribusikan dalam format DVD.

2007

  • Vista : Setelah tertunda untuk beberapa lama, Microsoft akhirnya meluncurkan Windows Vista. Windows Vista memperkenalkan fitur 3D Desktop dengan Aero Glass, SideBar, dan Flip 3D. Sayangnya semua keindahan ini harus dibayar mahal dengan kebutuhan spesifikasi komputer yang sangat tinggi.

2008

  • 3D OS : Tidak seperti halnya Vista yang membutuhkan spesifikasi tinggi, 3D Desktop di Linux muncul dengan spesifikasi komputer yang sangat ringan. Era hadirnya teknologi 3D Desktop di Indonesia ditandai dengan hadirnya sistem operasi 3D OS yang dikembangkan oleh PC LINUX. Ada beberapa versi yang disediakan, yaitu versi 3D OS untuk pengguna umum serta versi distro warnet Linux dan game center Linux.